Tampilkan postingan dengan label Seni. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seni. Tampilkan semua postingan

Ukiran Es Kreasi Alam Semesta Yang Sangat Luar Biasa !!!

|| || ,,, || Leave a comments
Ukiran Es Kreasi Alam Semesta Yang Sangat Luar Biasa !!!







 

Manusia mungkin telah menghabiskan waktu ribuan tahun untuk mencoba menguasai seni patung yang sempurna, tapi ini adalah foto-foto gunung es yang luar biasa menunjukkan bahwa mereka benar benar grand design alam semesta yang luar biasa.
Gambar dari Semenanjung Antartika Barat, ukiran es kolosal ini telah terbentuk oleh air dan angin kutub, titik beku air dan suhu di bawah nol untuk membentuk struktur yang sangat luar biasa membuat kita menarik nafas akan Kebesaran Sang Pencipta.
Pemandangan yang menakjubkan dihadirkan di sana. Bentuk-bentuk menyerupai lubang-lubang dan di sisi lainnya menjulang seperti pilar-pilar jembatan dengan lenkungan-lengkungan yang sangat indah. Bagaikan karya masterpiece sebuah seniman besar.
Fotografer Steven Kazlowski, 40, melihat kreasi raksasa ini ketika ia berkeliling dunia di belahan benua paling selatan di atas perahu layarnya. Dia berkata,
“Ada banyak bentuk yang biasanya tidak dapat dilihat di alam. Ini seperti telah dibuat oleh seorang ahli pemahat. Ketika melihatnya, semua yang terpikir olehku adalah bagaimana alam yang indah dan bagaimana kreatifnya kekuatan-kekuatan alam.”



Sejarah Lilin Beserta Desain-Desainnya yang Unik

|| || ,, || Leave a comments






Lilin...hmmm...sangat bermanfaat didalam kehidupan kita.Sebenarnya sih manfaat lilin itu bukan cuma untuk ulang tahun. Kalau listrik lagi byar pet, kita tentu butuh lilin untuk penerangan. Malahan, sebelum listrik digunakan tahun 900-an , lilin merupakan sumber penerangan utama. Setelah ada Pabrik lampu, ternyata peran lilin tidak juga merosot. Bahkan, lilin sering digunakan sebagai pelengkap dekorasi tata ruang atau berbagai upacara keagamaan.


Lilin termasuk temuan paling awal dari dunia primitif. Sejarah mencatat bahwa orang Mesir sudah menggunakan lilin sejak tahun 3000 SM. Catatan lainnya memperlihatkan bahwa pada abad I, orang-orang Romawi menggunakan lilin yang sumbunya berupa alang - alang.
Di abad berikutnya, orang-orang Mesir Kuno mengganti batang alang-alang dengan sumbu serat yang dicelupkan ke dalam lemak cair, didinginkan, dan kembali dicelupkan ke dalam lemak cair, didinginkan, dan kembali dicelup sampai ketebalan tertentu. Diduga, lilin langsing itulah nenek moyang lilin batangan modern seperti yang ada sekarang ini.
Namun, lilin di zaman itu belum sesempurna sekarang. Sering, ketika dinyalakan lilin mengeluarkan asap kehitaman. Atau, kerap juga mengeluarkan semacam gas dan aroma tak sedap yang membuat mata jadi pedih.
Biasanya, lilin terbuat dari malam, lemak padat, atau materi lain yang terbakar secara lambat.Saat terbakar, panas api akan mencairkan lilin dekat pangkal sumbu. Di abad pertengahan, lilin lemak banyak digunakan masyarakat Eropa. Namun harganya yang lebih mahal dibandingkan lampu lemak, menjadikan lilin sebagai benda mewah. Tak heran, saat itu pengguna lilin hanyalah kaum bangsawan.
Penelitian tentang lilin terus berlanjut, hingga lemak bersumbu digantikan lilin dari malam lebah yang beraroma wangi tanpa disertai bau lemak. Puncaknya, pada abad XIX, ahli kimia Prancis, Michel Eygene Chevreul, berhasil memisahkan asam lemak dari gliserin lemak sehingga menghasilkan asam stearat, bahan penting untuk menghasilkan lilin bermutu baik. Stearat bersama dua bahan yang ditemukan selanjutnya, yaitu spermaceti dan malam parafin, menjadi bahan baku utama lilin.
Spermaceti terbuat dari lemak ikan paus. Kelebihan spermaceti adalah tidak menimbulkan bau pedas dan rasa pedih di mata saat lilin menyala selain itu, batang lilinya tidak mudah lembek dan bengkok.
Selama perkembangannya, ada beberapa cara pembuatan lilin. Mulai dari yang hanya mencelupkan sumbu ke dalam lilin, hingga menggunakan mesin pencetak lilin, yang mulai dikembangkan pada abad XIX. Mesin itu terdiri atas tangki logam yang dipanaskan, kemudian didinginkan bergantian. Cara kerjanya, mula-mula sumbu disusupkan dari dasar cetakan, menembus lilin cair dalam cetakan. Setelah cetakannya dingin dan lilin mengeras, sumbunya dipotong.



Desain-Desain Lilin Yang Luar Biasa



Lilin dengan bentuk Batu kali








Lilin dengan bentuk Telur mata sapi






Lilin dengan bentuk Ice cream float








Lilin dengan bentuk sepatu







Lilin dengan bentuk Chees (keju)








Lilin dengan bentuk makana khas jepang









Lilin dengan bentuk tulisan Melt (mencair)








Lilin dengan bentuk mug jam







Lilin dengan bentuk Champagne








Lilin dengan bentuk Buah dan bunga









Lilin dengan bentuk Bohlam lampu





ARTI LILIN dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Lilin adalah sumber penerangan yang terdiri dari sumbu yang diselimuti oleh bahan bakar padat. Sebelum abad ke-19, bahan bakar yang digunakan biasanya adalah lemak sapi (yang banyak mengandung asam stearat. Sekarang yang biasanya digunakan adalah parafin.

Dengan menyebarnya penerangan listrik, saat ini lilin lebih banyak digunakan untuk keperluan lain, misalnya dalam upacara agama, perayaan ulang tahun, pewangi ruangan, dan sebagainya.

Seni Melukis Dengan Mesin Ketik

|| || ,,, || Leave a comments
Keira Rathbone, 25 tahun, dari Poole, Dorset adalah lulusan fakultas kesenian dari Universitas West of England di BristolSeperti pelukis lainnya, Keira membuat karya seninya dengan pensil dan juga cat. Namun yang membuat Keira sedikit berbeda dengan yang lainnya adalah karena dirinya juga bisa membuat karya yang spektakuler dengan menggunakan mesin ketik/ tik.







Memang sih awalnya dirinya membeli mesin ketik Silver Reed 100 buatan 60-an seharga 5 Poundsterlling di toko amal untuk membuat essay namun setelah 6 bulan baru deh Keira menemukan bakatnya itu."Gambarku yang pertama adalah sebuah mata yang sederhana namun aku sangat lamban dan gambarku sangat biasa/dasar dan (karakternya) tersebar. Toh aku tetap berlatih dan tambah semakin cepat - sekarang aku bisa menggambar hal-hal yang umum."
Untuk membuat sebuah lukisan, Keira bisa menghabiskan waktu sekitar 90 jam dengan hanya menggunakan jari telunjuk kanannya mengetikkan berbagai karakter yang umumnya berupa tanda baca (koma, garis/ penghubung, garis miring, tanda kurung, tanda petik), angka dan huruf diatas sehelai kertas berulang kali bahkan ribuan kali. Namun Keira lebih suka mempergunakan tanda petik dan tanda garis untuk membuat bangunan dan view dan tanda kurung untuk gambar wajah. Sedang tangan satunya dipergunakan untuk menggerakkan kertas yang ada dimesin ketik.
Dalam pembuatan sebuah gambar, Keira pastinya butuh isitrahat jika sudah mengetik/ menggambar lebih dari 1 jam. "Bukan masalah mengetik dengan jari tapi rasa sakit di lengan karena menggerakkan kertasnya," ungkap Keira.
Adapun karya-karya yang pernah dibuat Keira adalah gambar wajah, bangunan, hutan, motif tanaman. Adapun gambar wajah seperti wajah Tom Hanks, Nicole Kidman, dan Kate Moss. Sedang untuk bangunan, Keira pernah membuat Bournemouth Pier yang sangat spektakuler karena Keira membuatnya secara mendetail dan kabarnya terjual 500 Poundsterlling (sekitar Rp 7.986.800).


Umber : http://dia-akan-selalu-ada.blogspot.com/2010/06/seni-melukis-dengan-mesin-ketik.html